Apabila Anda merupakan pengusaha di bisnis toko retail maupun restoran, keberadaan sistem manajemen penjualan tidak bisa diabaikan begitu saja. Sistem manajemen penjualan saat ini dibagi menjadi dua kelompok, yakni kasir pintar dan mesin kasir konvensional.
Kedua sistem tersebut tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun yang akan kita bahas di sini adalah perbedaan mendasar kedua sistem manajemen penjualan tersebut sehingga Anda bisa tahu sistem yang mana yang Anda butuhkan. Tanpa berlama-lama, simak perbedaan kasir pintar dan mesin kasir konvensional berikut ini.
1. Aspek Fleksibilitas
Bagian pertama yang akan kita lihat adalah dari sisi fleksibilitas. Mesin kasir konvensional mempunyai bentuk yang cukup besar sehingga hal tersebut membuat mesin ini hanya bisa ditempatkan pada posisi strategis dan cukup sulit untuk dipindahkan.
Kasir pintar bisa digunakan pada perangkat yang besar seperti komputer, namun juga bisa diakses melalui tablet hingga smartphone. Hal tersebut membuat kasir pintar dapat dipindahkan sesuai keinginan dan tidak perlu tempat khusus.
2. Fitur yang Disediakan
Secara umum, fitur yang ada di dalam mesin kasir konvensional hanya untuk menghitung transaksi penjualan dan juga pendapatan harian. Dengan kata lain, mesin kasir konvensional lebih banyak dipakai untuk alat penghitung saja.
Untuk kasir pintar tidak hanya digunakan untuk menghitung semata, didalamnya juga terdapat fitur tambahan. Contohnya seperti memberikan informasi tentang stok barang, penjualan harian hingga tahunan, dan bisa dipakai untuk membuat laporan keuangan yang mudah dan cepat. Dengan kata lain, keberadaan kasir pintar juga bisa digunakan sebagai mesin akuntansi untuk usaha.
3. Sinkronisasi dengan Perangkat Lain
Mungkin kamu sudah tahu bahwa saat melakukan transaksi saat ini sudah banyak teknologi yang digunakan untuk mempermudah kegiatan tersebut. Untuk mesin kasir konvensional sayangnya tidak bisa dihubungkan dengan perangkat pendukung lainnya.
Sedangkan pada kasir pintar sudah bisa terhubung dengan perangkat tambahan seperti barcode scanner, mesin printer, mesin EDC dan juga transaksi e-wallet yang tengah populer sekarang. Hal tersebut tidak hanya membantu karyawan saja, tetapi juga untuk para konsumen.
4. Keakuratan
Poin selanjutnya adalah dari sisi keakuratan khususnya dalam perhitungan transaksi. Seperti yang sudah diketahui bahwa mesin kasir konvensional masih menggunakan manusia dalam sistem perhitungannya. Artinya, kemungkinan adanya human error cukup besar.
Kasir pintar sudah menggunakan sistem komputer dalam melakukan perhitungannya. Karyawan sebagai pengguna cukup memasukan data barang dan semua perhitungan secara otomatis muncul. Selain mengurangi adanya human error, kasir pintar juga menghemat waktu.
5. Keamanan Data
Keamanan data adalah poin penting di dalam usaha dan itu juga bisa terlihat pada kasir pintar maupun mesin kasir konvensional. Misalnya untuk mesin kasir konvensional, semua data transaksi tercetak melalui kertas dan itu cukup merepotkan jika data yang dibutuhkan sangat banyak. Bahkan, risiko kehilangan data tersebut juga sangat tinggi.
Untuk data dalam kasir pintar tidak perlu menggunakan media kertas. Sebab semua data bisa dikirimkan pada smartphone melalui internet tanpa harus mencetaknya. Bahkan, jika perangkat kasir pintar mengalami kerusakan, semua datanya sudah di-back up secara otomatis sehingga data tidak akan hilang.
6. Harga
Dengan adanya teknologi yang canggih, sudah sewajarnya kalau kasir pintar memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan mesin kasir konvensional. Meskipun begitu, saat ini sudah banyak perusahaan pembuat kasir pintar yang memasang harga miring dengan fitur sesuai kebutuhan. Dengan begitu, harganya bahkan bisa saja setara dengan mesin kasir konvensional.
Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa keberadaan kasir pintar jauh lebih banyak keunggulan dibandingkan mesin kasir konvensional. Meskipun begitu, semua kembali pada kebutuhan Anda apakah membutuhkan kasir pintar atau mesin kasir konvensional.

